bermula pada tahun pertama sekolah menengah...
pertemuan yang tidak disengaja, membuat hiro menjadi secret admirer bagi mika,
tanpa pernah tau siapa namanya dan bagaimana rupa wajahnya,
hiro dan mika menjadi semakin dekat....
hari2 mereka habiskan dengan berkomunikasi via HaPe,
tiada hari tanpa panggilan masuk dari hiro,
mika menikmatinya,
mereka semakin dekat,...
tibalah saatnya membuat janji untuk bertemu,
mika terkejut melihat 'secret'nya adalah hiro,
lelaki cool yang tempo hari pernah ditabraknya tanpa sengaja...
dan,
yang pernah menemukan HaPe nya yang hilang,
mika tak dapat menerima kenyataan itu,,
secretnya adalah hiro,
ia berlari....
pergi menjauh dan meninggalkan hiro di tepi kolam renang itu,
ia pun tidak menerima bunga yang dibawakan hiro untuknya,
bunga itu terlalu .........
susah mencari kata2 yang tepat untuk mengungkapkan bagaimana bentuk bunga yang hiro bawakan untuk mika kala itu,
merasa ditolak oleh mika,
hiro menanamkan kembali bunga itu,
menyiramnya dan memberikannya pupuk...
mika melihat hal itu,
dan bertanya kenapa hiro melakukan itu,
jawabannya agar bunga itu dapat hiduo lebih baik dan menjadi besar...
hiro menciptakan pelangi dari percikan2 air,
membuat mika terpesona karenanya,,,
hiro bagai sungai,
yang mampu membuat mika berubah seketika,
yang mampu membuatnya terhanyut,,,
dan membuatnya jatuh cinta,
cinta yang terjalin di antara mereka semakin dalam....
hingga mika mengandung,
hiro begitu gembira mendengarnya,
mereka akan menjadi keluarga kecil yang bahagia,
itulah impian hiro....
namun kebahagiaan itu hanya sekejap saja,
mantan pacar hiro tidak senang melihat mika dan hiro bahagia,
mika dipukuli hingga terjatuh,
malam natal pun tiba,
mika dan hiro menanti datangnya malam natal berdua,
bahagia.....
tiba2 mika merasakan sakit yang amat sangat...
sakit di perutnya,
hiro segera melarikannya ke RS.
mika tak sadarkan diri,
hiro sepanjang malam berdoa...
memohon pada TUhan agar memberikan keselamatan bagi mika dan calon buah hati mereka...
tapi Tuhan belum mengabulkan doa hiro,
buah hati mereka tiada lagi kini,,,
dia telah pergi meninggalkan kenangan yang menyakitkan bagi mika dan hiro,,
mereka membuat sebuah tanda di tempat pertama kali mika melihat hiro menanam bunga yang tidak diterimanya,
tempat itu adalah saksi bisu,
saksi betapa pedih dan sakitnya perasaan mereka berdua,
sirna impian membina keluarga yang bahagia...
mereka berjanji,
setiap tahun,
pada tanggal 24 desember...
mereka akan selalu mengunjungi tempat itu untuk berdoa bagi mengenang buah hati mereka yang telah tiada,
seperih apapun penderitaan yang mereka alami,
mereka berdua tetap harus menjalani kembali kehidupannya,
mika selalu ada untuk hiro,
begitupun sebaliknya,
hiro akan sennantiasa ada untuk mika....
pasangan ideal....
tiba2,
hiro berubah,
hiro meminta supaya mereka berpisah saja,
hiro sudah tidak lagi mempedulikan mika,
hiro benar2 menghilang dari kehidupan mika,
mika berjanji,
hiro-lah cinta pertama dan terakhir baginya,,,
tak akan ada cinta kedua, ketiga dan seterusnya....
oleh temannya,
mika diperkenalkan dengan seorang lelaki,
jauh berbeda dari si 'secret'nya dulu...
lelaki ini begitu dewasa,
dan jatuh cinta padanya,,,
bersama lelaki ini,
mika menjalani kehidupan barunya....
walaupun begitu,
mika belum melupakan hiro dan kenangan mereka...
setiap tahun mika bertemu hiro
di depan tempat kenangan bagi baby mereka...
tapi di tahun ini,
yang dilihat mika di tempat itu bukanlah hiro...
melainkan hozumo,
teman hiro...
mika bertanya apa yang sedang dilakukannya di tempat itu,
mengapa ia ada disitu,
kemana hiro...
hozumo hanya menjalankan pesan sahabatnya,
ia melakukan hal yang sama di tempat itu seperti yang biasa hiro lakukan,
ia harus melakukan hal itu mulai hari ini hingga tahun2 akan datang,
bahkan sampai selamanya ialah yang akan datang ke tempat itu....
mika semakin bingung dibuatnya,
satu kalimat yang keluar dari mulut hozumo membuat dada mika terasa sakit,
tenggorokannya tercekat,
hiro terserang kanker
dan tidak memiliki banyak waktu lagi....
mika rubuh,
ia tak mampu lagi menahan berat badannya....
sejam mengunggu,
yu datang menghampiri mika yang sedang duduk bersimpuh di tempat itu,
mika menceritakan apa yang telah terjadi kepada kekasih barunya itu,
dan
tanpa sengaja,
cincin yang dipakai mika,
yang baru saja diberikan yu,
terlepas dari jarinya,
mika ingin mengambilnya,
tapi yu melarang,
pergilah,,,,
begitu katanya,
"pergilan sebelum aku menangis"
"pergilah dan kembalilah padanya, ia menunggumu disana"
mika bertemu hiro di ruangannya...
di ruangan tempat ia di rawat,
mika melihat,
hiro masih memakai cincin meraka,
cincin yang telah disimpan mika sekian lama,
karena mika tak sanggup mengenakannya lagi,,
terlalu sakit hatinya melihat perlakuan hiro padanya,
perasaan yang selama ini hiro tahan,
kini tak dapat dibendung lagi,
tangis mereka pecah,
hiro sama sekali tidak ingin meninggalkan mika,
hiro meninggalkan mika karena penyakitnya,
ia tidak ingin mika kembali bersedih setelah kepergian baby mereka...
hanya itu,
tapi apa yang hiro lakukan salah,
mika sangat mencintai hiro,
dan sangat menderita ketika perpisahan itu...
dan sekarang,
mereka kembali bersama,
mika dapat menemani hiro pada detik2 terakhir kehidupannya,
mereka kembali bahagia,
walau hanya sesaat...
setiap hari,
diam2 hiro mengambil gambar mika,
hiro pernah berkata,
ia akan menjadi awan setelah ia mati nanti,
dengan menjadi awan,,,
ia akan dapat melihat mika selalu,
dan menjaga mika....
dan hari itu,
sebelum ia melakukan check up,
hiro memintanya untuk mencetak foto2 itu,
ada perasaan aneh yang menyelimuti hatinya,
kata2 hiro seperti pertanda bahwa mereka tidak akan bertemu lagi,
dalam perjalanan kembali ke RS,
mika mendapat kabar bahwa kondisi hiro semakin memburuk,
ia segera menelpon ke RS,
ia melihat hiro yang terbaring lemah,
ia terus memanggil hiro,
agar hiro tersadar....
mata hiro terbuka,
ia memanggil nama "mika"
dan mengatakan:
"senyumlah...!!!"
mika tersenyum dan kembali berlari,
berpacu dengan waktu agar dapat menemui kekasih hatinya yang sedang bertarung dengan maut di RS..
namun,
itulah kata2 terakhir yang hiro sampaikan,
kini....
hiro sudah tiada,
ia sudah pergi....
mika sangat depresi,
kekasih hatinya kini telah tiada,
meninggalkan kenangan yang indah dan menyakitkan...
hiro menitipkan sebuah buku,
tuliisan tangannya untuk dibaca oleh mika,
beberapa hari ia hanya memeluk buku itu,
tanpa sanggup untuk membuka, melihat, atau membaca isinya....
untuk menghilangkan kerinduannya pada hiro,
mika datang ke tempat favorit hiro,
tempat kenangan mereka....
mengenang hari2 kebersamaan mereka dulu,
yang tidak akan terulang lagi...
tak sanggup menahan rasa sedih,
mika berniat ingin melompat dari atas jembatan itu,
niatnya gagal karena terkejut,
sepasang merpati putih tiba2 terbang dari bawah jembatan,
buku hiro terjatuh dari genggamannya...
lembar2 tulisan tangan hiro tersingkap,
terbuka oleh angin yang bertiup...
mika melihat tulisan itu,
semua.....
setiap halaman....
setiap kalimat,,,,,,
setiap baris......
nama mika lah yang selalu disebut oleh hiro,
buku itu,
ditulis hiro hanya untuk mika, dan tentang mika....
kekasihnya.
dan hari ini,
24 desember,
mika kembali ke kotanya untuk bertemu keluarganya,
ke tempat bersejarah itu,
menemui baby mereka,,,
mengenang hiro,
dan berdoa untuk mereka....
dan ia yakin,
hiro senantiasa memperhatikannya di sana....
dan cinta mika senantiasa untuk hiro,
tak akan pernah tergantikan.
KAB A/104-3
22-4-11 2.11 AM
=================================END====================================
by :
Fajri,
penceritaan kembali dari SKY of LOVE
*tidak semua yang kita inginkan dapat kita miliki, sesungguhnya Allah memiliki rencana di balik semua kejadian yang terjadi pada kita, tidak ada kejadian yang tidak ada hikmah di dalamnya, semoga kita dapat menjalani hidup dengan bahagia dan mensyukuri segala karuniaNYA....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar