Minggu, 29 Mei 2011
Minggu, 15 Mei 2011
바보 (miracle of giving fool)
soong ryung terlahir dengan ketidaksempurnaan,
dengan IQ di bawah rata2....
namun ia memiliki kelebihan....
ia tidak bisa berbohong,
dan
tidak pernah berbohong....
ibu sangat menyayanginya,
kehidupan bersama ibunya tidaklah lama ia rasakan....
ibunya meninggal karena penyakit kanker,
sebelum meninggal ibunya berpesan agar ia menjaga adiknya jee in...
dan ia senantiasa mengingat dan menjalankan amanah ibunya...
ia begitu menyanyangi adiknya....
namun sayang,
jee in tidak demikian,
ia bahkan tidak menyayangi kakaknya....
berbicara pun ia tidak mau,
setiap pagi,
soong ryung menyiapkan sarapan untuk adiknya,
tapi jee in tak pernah memakannya..
soong ryung berjualan roti bakar di depan gerbang sekolah jee in,
agar ia dapat menjaga adiknya,
suatu ketika,
soong ryung tidak melihat jee in keluar dari sekolah,
ia menunggu dengan cemas,
sampai fajar terbenam....
ia pun pulang dengan perasaan khawatir yang sangat dalam....
ternyata adiknya telah di rumah,
ia mengambil jalan lain untuk pulang ke rumah agar tidak bertemu dengan kakaknya....
di lain hari,
teman jee in yang menjadi pelanggan tetap 'roti bakar' soong ryung tanpa sengaja menceritakan kalau jee in sering terlambat ke sekolah dan sedang sakit...
tanpa pikir panjang,
soong ryung berlari ke dalam pekarangan sekolah....
berteriak....
memanggil nama jee in...
ia berkeliling ke semua kelas
hingga akhirnya ia menemukan kelas adiknya...
betapa terperanjat ia melihat adiknya sedang terkulai lemas di ruang kelas...
segera dipapah adiknya,
dibawanya ke luar kelas....
guru menanyakan siapa dirinya,
dia menjawab dengan kalimat yang terus diulang2nya sepanjang jalan hingga mereka sampai ke rumah sakit....
"aku adalah kakaknya dan dia adalah adikku"
dokter segera memeriksanya....
beberapa hari di rumah sakit,
adiknya sudah membaik...
ia membuka pintu dan menyapa,
sekedar menanyakan bagaimana keadaannya,
lalu ia keluar lagi,
ia tak berani untuk melangkah masuk ke dalam ruang rawat adiknya,
karena.....
jee in pernah melarangnya untuk masuk ke kamarnya di rumah...
tapi ia tetap tersenyum...
begitu polos.....
namun jee in menyuruhnya masuk kala itu,
soong ryung terkejut dan sangat senang...
adiknya telah mau berbicara padanya dan mengizinkannya masuk....
jee in telah sadar betapa kakaknya begitu menyayanginya dengan tulus....
kebahagiaan itu sekejap saja bagi soong ryung dan jee in....
dalam perjalanan ke rumah sakit,
soong ryung dibunuh oleh orang tak dikenal....
mereka membunuh orang yang salah,
bukan soong ryung yang seharusnya mereka bunuh, tapi orang lain....
dan......
soong ryung pun terbunuh malam itu,
sekarang,
hanyalah kesedihan yang tinggal pada diri jee in....
ia hanya dapat mengenang kakaknya dan segala kebaikan yang tak tampak olehnya selama ini....
===========================END==============================
*kita baru menyadari betapa penting dan berharganya seseorang dalam hidup kita ketika ia sudah tidak ada, dan yang tinggal hanyalah kenangannya....*cintailah san sayangilah orang2 yang menyayangimu, jangan sia2kan mereka terlebih itu adalah keluargamu, apalagi ibu dan bapamu....
by : FAjRi
KAB-A/104-3
19:4215 mei 2011
dengan IQ di bawah rata2....
namun ia memiliki kelebihan....
ia tidak bisa berbohong,
dan
tidak pernah berbohong....
ibu sangat menyayanginya,
kehidupan bersama ibunya tidaklah lama ia rasakan....
ibunya meninggal karena penyakit kanker,
sebelum meninggal ibunya berpesan agar ia menjaga adiknya jee in...
dan ia senantiasa mengingat dan menjalankan amanah ibunya...
ia begitu menyanyangi adiknya....
namun sayang,
jee in tidak demikian,
ia bahkan tidak menyayangi kakaknya....
berbicara pun ia tidak mau,
setiap pagi,
soong ryung menyiapkan sarapan untuk adiknya,
tapi jee in tak pernah memakannya..
soong ryung berjualan roti bakar di depan gerbang sekolah jee in,
agar ia dapat menjaga adiknya,
suatu ketika,
soong ryung tidak melihat jee in keluar dari sekolah,
ia menunggu dengan cemas,
sampai fajar terbenam....
ia pun pulang dengan perasaan khawatir yang sangat dalam....
ternyata adiknya telah di rumah,
ia mengambil jalan lain untuk pulang ke rumah agar tidak bertemu dengan kakaknya....
di lain hari,
teman jee in yang menjadi pelanggan tetap 'roti bakar' soong ryung tanpa sengaja menceritakan kalau jee in sering terlambat ke sekolah dan sedang sakit...
tanpa pikir panjang,
soong ryung berlari ke dalam pekarangan sekolah....
berteriak....
memanggil nama jee in...
ia berkeliling ke semua kelas
hingga akhirnya ia menemukan kelas adiknya...
betapa terperanjat ia melihat adiknya sedang terkulai lemas di ruang kelas...
segera dipapah adiknya,
dibawanya ke luar kelas....
guru menanyakan siapa dirinya,
dia menjawab dengan kalimat yang terus diulang2nya sepanjang jalan hingga mereka sampai ke rumah sakit....
"aku adalah kakaknya dan dia adalah adikku"
dokter segera memeriksanya....
beberapa hari di rumah sakit,
adiknya sudah membaik...
ia membuka pintu dan menyapa,
sekedar menanyakan bagaimana keadaannya,
lalu ia keluar lagi,
ia tak berani untuk melangkah masuk ke dalam ruang rawat adiknya,
karena.....
jee in pernah melarangnya untuk masuk ke kamarnya di rumah...
tapi ia tetap tersenyum...
begitu polos.....
namun jee in menyuruhnya masuk kala itu,
soong ryung terkejut dan sangat senang...
adiknya telah mau berbicara padanya dan mengizinkannya masuk....
jee in telah sadar betapa kakaknya begitu menyayanginya dengan tulus....
kebahagiaan itu sekejap saja bagi soong ryung dan jee in....
dalam perjalanan ke rumah sakit,
soong ryung dibunuh oleh orang tak dikenal....
mereka membunuh orang yang salah,
bukan soong ryung yang seharusnya mereka bunuh, tapi orang lain....
dan......
soong ryung pun terbunuh malam itu,
sekarang,
hanyalah kesedihan yang tinggal pada diri jee in....
ia hanya dapat mengenang kakaknya dan segala kebaikan yang tak tampak olehnya selama ini....
===========================END==============================
*kita baru menyadari betapa penting dan berharganya seseorang dalam hidup kita ketika ia sudah tidak ada, dan yang tinggal hanyalah kenangannya....*cintailah san sayangilah orang2 yang menyayangimu, jangan sia2kan mereka terlebih itu adalah keluargamu, apalagi ibu dan bapamu....
by : FAjRi
KAB-A/104-3
19:4215 mei 2011
Langganan:
Postingan (Atom)